Brimob Kalbar Lakukan Disposal Terhadap Amunisi Sisa Perang Temuan Masyarakat
Satbrimob Polda Kalbar melaksanakan kegiatan penghancuran UXO
(Unexploded Ordnance) amunisi sisa perang temuan masyarakat Desa Theng Raya
Kabupaten Sanggau. Jum'at (27/02/26).
Dansatbrimob Polda Kalbar Kbp Dede Rojudin, S.I.K.,
memerintahkan kepada Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalbar untuk
melaksanakan kegiatan penghancuran atau disposal terhadap UXO (Unexploded
Ordnance) amunisi sisa perang berjenis mortir 81mm temuan masyarakat pada saat
mereka sedang mencari ikan di aliran Sungai Beduai Desa Theng Raya, Kecamatan
Beduai, Kabupaten Sanggau. Dilaksanakannya kegiatan penghancuran ini dalah
untuk menghilangkan risiko ledakan yang tidak disengaja dan memastikan keamanan
lingkungan serta masyarakat. Kegiatan penghancuran ini merupakan sikap
profesionalitas dan kesiapsiagaan Polri dalam setiap aspek tugas yang berkaitan
dengan bahan berbahaya dan berisiko tinggi yang dapat melukai masyarakat yang
dimana amunisi sisa perang ini memiliki tingkat risiko tinggi karena
sewaktu-waktu dapat meledak akibat benturan, panas, atau faktor lainnya. Kegiatan
penghancuran yang dilakukan oleh Satbrimob Polda Kalbar ini kembali menunjukan
bahwa Polri senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam di situasi apapun.
Profesionalitas, kesiapsiagaan, dan dedikasi yang ditunjukkan oleh personel
Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalbar selama kegiatan
penghancuran amunisi sisa perang ini merupakan wujud nyata komitmen Polri
sebagai institusi yang selalu melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
“Hari ini kami bersama dengan personel Polsek Beduai dan Koramil 1204-03/Beduai melaksanakan penghancuran atau disposal terhadap amunisi sisa perang berjenis mortir 81mm temuan dari masyarakat Desa Beduai di lahan jagung milik Polsek Beduai yang berada di Dusun Timaga, Desa Thang Raya, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau. Tujuan dilakukannya penghancuran ini adalah untuk menghilangkan risiko ledakan yang tidak disengaja dan memastikan keamanan lingkungan serta masyarakat yang dimana amunisi sisa perang ini memiliki resiko tinggi karena sewaktu-waktu bisa meledak akibat benturan, panas, atau faktor lainnya. Kegiatan yang kami lakukan ini merupakan bentuk pengabdian yang kami berikan kepada masyarakat dan melalui kegiatan ini Polri kembali menunjukan komitmennya sebagai institusi yang menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat” ucap Ps Kasubden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalbar Akp Sri Rubianto.

Komentar
Posting Komentar