Brimob Kalbar Berhasil Temukan Korban Tenggelam Disalah Satu Tempat Wisata Di Provinsi Kalbar
Satbrimob Polda Kalbar bersama tim gabungan berhasil
menemuka korban yang dilaporkan hilang akibat terseret arus deras disalah satu
lokasi wisata di Provinsi Kalbar. Senin (06/04/26).
Satbrimob Polda Kalbar bersama dengan tim gabungan yang
terdiri dari Polres Sanggau, Kodim 1204/Sanggau, Pemadam Kebakaran Kabupaten
Sanggau dan Basarnas Kabupaten Sintang berhasil menemukan anak perempuan yang
dilaporkan hilang akibat terseret arus deras di lokasi wisata alam Riam Landau,
Dusun Kopuk, Desa Pana, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Proses pencarian
tidaklah mudah, mengingat arus sungai yang cukup deras menjadi tantangan
tersendiri bagi tim selama di lapangan. Meski demikian, berkat koordinasi yang
solid dan kerja sama yang terjalin dengan baik antarinstansi dan masyarakat, anak
perempuan yang dilaporkan hilang akhirnya berhasil ditemukan dengan kondisi
sudah meninggal dunia. Setelah berhasil di evakuasi, selanjutnya korban
diserahkan kepada pihak keluarga untuk kemudian dilakukan proses pemakaman.
Kegiatan ini kembali menunjukan komitmen institusi Polri dalam memberikan
pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya dalam penanganan situasi darurat
dan bencana. Brigpol Angga Maulidi selaku dantim SAR Satbrimob Polda Kalbar
juga mengigatkan kepada masyarakat bahwa peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita
semua untuk selalu meningkatkan kewaspadaan pada saat melakukan aktivitas di
sekitaran sungai. Beliau juga menyampaikan kepada masyarakat untuk tetap
mengawasi anak-anak dan keluarga mereka ketika bermain di sekitaran sungai
sehingga kejadiaan serupa tidak kembali terulang serta berterima kasih kepada
seluruh masyarakat Dusun Kopuk yang telah berpartisipasi selama proses
pencarian sehingga korban berhasil temukan.
“Hari ini kami dibantu masyarakat sekitar telah berhasil menemukan anak perempuan yang dilaporkan hilang akibat terseret arus deras di lokasi wisata alam Riam Landau dalam keadaan sudah meninggal dunia. Korban atas nama Inam Aprilia yang berusia 15 tahun langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk kemudian dilakukan proses pemakaman. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua agar kita selalu meningkatkan kewaspadaan bila sedang beraktivitas di sekiar sungai. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mengawasi anak-anak mereka bila sedang bermain di tempat wisata Riam Landau ini sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang” ucap Brigpol Angga Maulidi.

Komentar
Posting Komentar